RESET MULTI-FACTOR AUTHENTICATION (MFA)

Untuk meningkatkan keamanan akun dan layanan digital UNUSA, pengguna diwajibkan menggunakan Multi-Factor Authentication (MFA).

Apabila pengguna mengalami kendala sehingga tidak dapat mengakses MFA, maka diperlukan proses reset MFA.

Reset MFA diperlukan apabila:

  • HP yang digunakan untuk MFA hilang.
  • Pengguna mengganti HP dan MFA belum dipindahkan.
  • Aplikasi authenticator seperti Google Authenticator atau aplikasi sejenis terhapus.
  • Data MFA pada aplikasi authenticator terhapus atau tidak dapat digunakan.
  • Pengguna sudah tidak memiliki akses terhadap perangkat yang sebelumnya digunakan untuk MFA.

PROSEDUR RESET MFA

  1. Pengguna wajib datang secara langsung ke:

    Direktorat Transformasi Digital
    Unit Transformasi Ekosistem Digital
    UNUSA Tower Lantai 5
  2. ```
  3. Sampaikan kepada petugas bahwa Anda mengalami kendala akses Multi-Factor Authentication (MFA) dan membutuhkan reset MFA.
  4. Petugas akan melakukan verifikasi akun pengguna sebelum proses reset dilakukan.
  5. Setelah MFA berhasil di-reset, pengguna dapat melakukan pendaftaran MFA kembali menggunakan perangkat yang digunakan saat ini.
  6. ```

PENTING:

  • Reset MFA tidak dilakukan melalui WhatsApp, telepon, atau permintaan yang diwakilkan.
  • Pengguna harus datang secara langsung untuk memastikan keamanan dan kepemilikan akun.
  • Jangan memberikan password, kode OTP, maupun kode MFA kepada orang lain, termasuk kepada pihak yang mengaku sebagai petugas.
  • Setelah MFA berhasil didaftarkan kembali, pastikan perangkat yang digunakan merupakan perangkat pribadi dan aman.

Apabila Anda mengalami kendala terkait MFA, silakan datang ke Direktorat Transformasi Digital – Unit Transformasi Ekosistem Digital, UNUSA Tower Lantai 5.